Skip to main content

DPLN PPNI PERWAKILAN KUWAIT SELENGGARAKAN MUSLN VI

Daiya, Kuwait. Dewan Pengurus Luar Negeri Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPLN PPNI) Perwakilan Kuwait melaksanakan Misyawarah Luar Negeri (MusLN) ke-VI pada jumat, 21 Oktober 2022 di Aula Serbaguna Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berkedudukan di Da'iya - Kuwait.


Kegiatan MusLN yang berlangsung sejak pagi pukul 08.00 Waktu Kuwait diselenggarakan dengan 2 sesion, dimana sesion pertama rangkaian registrasi peserta MusLN dan para tamu undangan dari berbagai perwakilan organisasi profesi dari masyarakat Indonesia yang berada di Kuwait (Perhotelan, Perminyakan, dan Persatuan Dokter Indonesia di wilayah Timur Tengah). Sesion ke-2 acara inti  proses MusLN dengan berbagai laporan dan persidangan hingga pelantikan ketua terpilih.

Duta Besar LBBP KBRI Kuwait Hj. Lena Maryana (photo source FB Indonesian Embassy Kuwait City)

Hadir pada acara tersebut Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Kuwait Hj. Lena Maryana beserta para pejabat Kedutaan lainnya seperti Atase Tenaga Kerja Ratna Sari Dewi, Fungsi Politik Adi Kuntarto, Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya Osrinikita Zubhana, Unit Komunikasi KBRI Kuwait Muhammad Bayu Dewanasti.

Sementara itu dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPNI Jakarta, Ketua Umum Harif Fadhilah diwakili oleh Apri Sunadi selaku Bendahara Umum DPP PPNI yang didampingi oleh Abdul Rakhmat (Ketua Departemen Organisasi) dan Ahmad Eru Saprudin (Sekretaris II).

Bendahara Umum DPP PPNI Apri Sunadi (Photo source : FB Indonesian Embassy Kuwait City)

Total sekitar 70 orang hadir pada acara pagi hari tersebut. Duta Besar Lena Maryana yang juga dilibatkan sebagai Penasehat dalam kepanitiaan acara menyampaikan apresiasi terselenggaranya acara MusLN ke-VI dan berharap kedepan PPNI di Kuwait dapat terus meningkat lebih baik lagi sebagai wadah yang mengayomi para tenaga kerja diluar negeri khususnya Perawat. Beliau menyampaikan bahwa KBRI siap terus bersinergi dengan PPNI dalam event yang di adakan untuk masyarakat Indonesia yang berada di Kuwait.

Mewakili Ketua Umum DPP PPNI, Apri Sunadi menyampaikan bahwa Organisasi PPNI terus berupaya meningkatkan kinerja kepengurusan dan juga pengembangan serta penguatan organisasi PPNI yang menyatukan 1 juta Perawat Indonesia. Selain itu, Apri juga memberikan support agar Perawat harus tunjukkan bangkitnya ekonomi profesi perawat ditengah masyarakat. Terutama Perawat yang bekerja di luar negeri, bisa menginvestasikan keuangannya membangun produk dari perawat untuk perawat. DPP PPNI siap menjadi partner Pengurus maupun anggotanya untuk merealisasikan kemajuan ekonomi perawat.

Ketua Organizing Committe NoerLaeli (Photo source: FB Indonesian Embassy Kuwait City)

Ketua Organizing Committe (OC) MusLN VI Noerlaeli menyebutkan bahwa kegiatan ini adalah menjalankan amanah AD/ART PPNI. Pelaksanaannya disesuaikan mengikuti aturan tata tertib hasil Musyawarah Nasional (Munas) X di Bali tahun 2021.

Sidang Pleno MusLN VI DPLN PPNI Kuwait 2022

MusLN VI DPLN PPNI Perwakilan Kuwait menghasilkan keputusan dipilihnya Pemimpin baru periode 2022 - 2027 Khomsariya secara aklamasi, dikarenakan sejak bergulirnya informasi penjaringan bakal calon ketua DPLN PPNI Kuwait selama 1 (satu) bulan dari lima region atau wilayah besar di Kuwait (Region Ahmadi, Region Jahra, Region Aseema, Region Farwaniya dan Region Mubarak Al- Kabir) tidak ada yang mendaftar sebagai bakal calon ketua.


Baru pada menit-menit akhir, Khomsariya sebagai Ketua Pengganti DPLN PPNI Kuwait periode 2017 - 2022 yang menjabat 1,5 tahun sebelumnya mendaftarkan diri pada menit-menit terakhir batas pendaftaran.


Dalam proses pelantikan, Apri Sunadi mengatakan tidak mudah untuk berjiwa pemimpin dalam organisasi karena seseorang dituntut tanggungjawab secara sikap dan moral oleh anggotanya. Terlebih dalam Organisasi Profesi, Seorang pemimpin diharapkan mampu mendengarkan aspirasi yang membangun untuk kepentingan profesi dan masyarakat sebagai klien dalam pelayanan asuhan keperawatan.

Seusai dilantik, Ketua DPLN PPNI Perwakilan Kuwait Khomsariya menyampaikan pidatonya. Beliau mengatakan sangat konsen kepada permasalahan perawat Indonesia di Kuwait, baik permasalahan yang berkaitan perlunya advokasi hukum maupun permasalahan verifikasi ijazah higher education yang sudah lebih 15 tahun belum kunjung terselesaikan. Selain itu, melihat kurangnya antusias Perawat di Kuwait untuk menjadi Ketua PPNI beliau menyampaikan siap fokus untuk program kaderisasi kepemimpinan dan kepengurusan pada masa yang di amanahkan kepadanya selama 5 tahun kedepan.

Demikianlah sekilas rangkaian MusLN ke-VI DPLN PPNI Perwakilan Kuwait yang berlangsung hingga malam hari pukul 19.00 Waktu Kuwait. Selamat Kepada Bapak Khomsariya, AMK atas terpilihanya sebagai Ketua DPLN PPNI Perwakilan Kuwait periode 2022 - 2027, semoga PPNI Kuwait semakin maju dan bermanfaat bagi anggotanya.

Ketua terpilih DPLN PPNI Kuwait : Khomsariya

Comments

Popular posts from this blog

Umat kristen Indonesia di Kuwait Merayakan Natal Bersama

Masyarakat Kristiani Diaspora Indonesia di Kuwait kembali merayakan Natal bersama pada tanggal 7 desember 2024. Sekitar 91 orang hadir langsung pada acara yang diadakan di Hotel Safir, Fintas, Kuwait.  Dengan mengambil tema "God With Us". ( Isaiah 7:14 ) "Sekarang, TUHAN sendiri akan memberi tanda kepadamu: Seorang gadis yang mengandung akan melahirkan seorang putra yang dinamakannya Imanuel". Imanuel yang artinya “Tuhan bersama kita”. Ibadah natal di mulai pukul 17.00 Wk - 19.00 Wk, khotbah dipimpin oleh Pastur Wawan Suyektiawan. Acara ini didukung penuh oleh KBRI Kuwait City. Duta Besar RI untuk Kuwait yaitu Ibu lena Maryana, staff KBRI Kuwait city dan Pengurus Diaspora Indonesia di Kuwait turut hadir dalam acara Christmas Celebration.  Ibadah Natal dibuka oleh Ketua pelaksana acara natal yaitu Ibu Pinta Manullang. Bapak Peter Samosir sebagai ketua Indonesia Christian Fellowship in Kuwait (ICFK) memberikan kata Sambutan dalam perayaan Natal. Dalam sambutannya meng...

Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) menyatukan semua Organisasi Masyarakat Indonesia di Kuwait menjadi Istimewa

 Untuk pertama kali nya Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) 2024 di Kuwait diadakan secara bersama dengan melibatkan organisasi masyarakat Indonesia di Kuwait. Acara ini resmi dibuka secara meriah oleh Dubes RI Ibu Lena Maryana, yang dihadiri lebih dari 350 pengunjung. Pada hari Jumat tanggal 20 September 2024, pukul 09.30 bertepatan di Alhilal football Academy Abu Halifa, Kuwait. Kegiatan ini didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuwait (KBRI Kuwait City). Ketua Pelaksana PORSENI adalah Nanang Reska (Div. Olahraga dan Seni FDIK) dibantu oleh tim Olah Raga serta semua panitia PORSENI  dan Penangangung Jawab kegiatan PORSENI adalah Billman Marpaung (ketua FDIK).  Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi dan tali persaudaraan antar Organisasi Masyarakat (OrMas) Indonesia di Kuwait. Perlombaan diikuti oleh 23 Organisasi Masyarakat (OrMas). Dengan 10 Cabang Olahraga dan 2 Perlombaan Seni. Adapun lomba yang diadakan adalah Tenis lapangan,...

Timnas U-17 Indonesia Menang Tipis Atas Kuwait di Pertandingan Pembuka

Timnas Indonesia U-17 dibawah asuhan Nova Arianto tiba di Kuwait hari jumat 11 oktober 2024 pukul 10.00 pagi dengan pesawat qatar airways. Kedatangan Timnas disambut langsung oleh para pecinta sepakbola di Kuwait, khusus nya para Diaspora Indonesia di Kuwait. Timnas Indonesia menghadapi Kuwait di pertandingan perdana Grup G Kualifikasi Piala Asia U17 2025, Rabu (23/10/2024). Laga pertama, Garuda Asia ditantang tuan rumah di Stadion Al-Khalifa, Mishref. Timnas Indonesia U-17 tampil dengan seragam putih-putih, sementara Kuwait biru-biru. Kick Off Indonesia vs Kuwait dimulai pukul 17.30 wk. Ratusan Diaspora Indonesia dan Duta Besar RI untuk Kuwait Ibu Lena Maryana beserta staff KBRI Kuwait City turut hadir untuk menyaksikan langsung pertandingan U-17 Indonesia vs Kuwait.  Di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, Indonesia dan Kuwait sama-sama berada di Grup G. Selain kedua tim itu, ada juga Kepulauan Mariana Utara dan Australia, serta Kuwait sebagai tuan rumahnya. Sejak peluit pertama dit...