Skip to main content

Perayaan Eidul Adha (1438 H) Diaspora Di Masjid Indonesia - Kuwait

Reggae, Jumat 1 September 2017 adalah bertepatan tanggal 10 Dzul-Hijjah (Bulan Haram/Mulia) 1438 Hijriah yang merupakan hari Raya Eidul Adha umat muslim diseluruh dunia. Eid Adha yang juga disebut lebaran haji atau lebaran kurban terasa berbeda nuansanya di Kuwait, jika dibandingkan di tanah air Indonesia. Tidak hanya jumlah hari liburnya saja di Kuwait yang panjang, tetapi kemeriahan perayaanyapun tampak lebih ramai terasa.


Pada hari Raya ini, lebih dari 800 diaspora Indonesia masyarakat muslim di Kuwait melakukan sholat Eidul Adha bersama di masjid Indonesia yang berlokasi di Reggae. Ada yang berbeda kali ini, dimana pemimpin sholat dan pemberi ceramah adalah Ustad Saeroji Hasan LC, MA yang sengaja didatangkan Kementerian Agama (Awqaf) Kuwait dari Indonesia.

 

Selepas sambutan dakwah sholat Eid, Tatang Budie Utama Razak selaku Duta Besar RI untuk Kuwait memberikan sambutan silaturahmi kepada seluruh masyarakat (jamaah) yang hadir.  Dalam pidatonya, Tatang Razak kembali menekankan pentingnya menjalin silaturahmi, agar senan tiasa terjaga kesatuan dan persatuan. Toleransi menjadi hal penting dalam keanekaragaman suku budaya, nilai kebenaran dan amalan tentunya ada pada Allah SWT.


Selanjutnya acara pun diteruskan dengan salam-salaman sesama dan kemudian berlanjut menikmati hidangan kuliner nusantara yang sudah disiapkan panitia acara. Berbagai menu menarik seperti Gule kambing, Lontong sayur, Pempek, Indomie (popmie) dengan bakso, kue jajanan, aneka buah dan aneka es serta minuman segar es tea menjadi hidangan yang disajikan.
Diaspora yang terdiri dari pria, wanita, tua dan muda hingga anak anak tampak ceria pada moment yang berbahagia ini.


Panitia seksi acara pun memulai berbagai kegiatan yang sudah direncanakan untuk meramaikan acara. Ada berbagai lomba untuk anak-anak dan keluarga yang hadir. Misalnya mewarnai kaligrafi, menggambar kaligrafi, serta ala quiz family 100 Islam.


"Kegiatan lomba ini selain membuat suasana lebih meriah, juga khususnya untuk anak anak kita mendidik mereka untuk lebih kreatif", ucap salah satu panitia yang tidak mau disebutkan namanya. "Dan nantinya tidak hanya yang menang lomba saja yang diberikan bingkisan hadiah, semua anak yang hadir sudah disiapkan Goodie bag yang berisi snack dan kebutuhan sekolah", lanjutnya menjelaskan.

Seperti biasanya sebelum meninggalkan lokasi acara Duta Besar dan Panitia serta masyarakat yang hadir melakukan photo bersama. Acara terlaksana dengan sukses, keceriaan tampak dari wajah wajah yang hadir pada acara tersebut. Semoga Eid Adha membawa berkah dan mempererat silaturahmi sesama masyarakat muslim sebagai diaspora Indonesia di Kuwait.


Terima kasih Takmir Masjid Indonesia, Terima kasih KBRI, Terima kasih Panitia acara, Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah datang dan berpartisipasi dalam kegiatan silaturahmi Eid Adha 1438 H ini.



Salam Diaspora!

Comments

Popular posts from this blog

Umat kristen Indonesia di Kuwait Merayakan Natal Bersama

Masyarakat Kristiani Diaspora Indonesia di Kuwait kembali merayakan Natal bersama pada tanggal 7 desember 2024. Sekitar 91 orang hadir langsung pada acara yang diadakan di Hotel Safir, Fintas, Kuwait.  Dengan mengambil tema "God With Us". ( Isaiah 7:14 ) "Sekarang, TUHAN sendiri akan memberi tanda kepadamu: Seorang gadis yang mengandung akan melahirkan seorang putra yang dinamakannya Imanuel". Imanuel yang artinya “Tuhan bersama kita”. Ibadah natal di mulai pukul 17.00 Wk - 19.00 Wk, khotbah dipimpin oleh Pastur Wawan Suyektiawan. Acara ini didukung penuh oleh KBRI Kuwait City. Duta Besar RI untuk Kuwait yaitu Ibu lena Maryana, staff KBRI Kuwait city dan Pengurus Diaspora Indonesia di Kuwait turut hadir dalam acara Christmas Celebration.  Ibadah Natal dibuka oleh Ketua pelaksana acara natal yaitu Ibu Pinta Manullang. Bapak Peter Samosir sebagai ketua Indonesia Christian Fellowship in Kuwait (ICFK) memberikan kata Sambutan dalam perayaan Natal. Dalam sambutannya meng...

Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) menyatukan semua Organisasi Masyarakat Indonesia di Kuwait menjadi Istimewa

 Untuk pertama kali nya Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) 2024 di Kuwait diadakan secara bersama dengan melibatkan organisasi masyarakat Indonesia di Kuwait. Acara ini resmi dibuka secara meriah oleh Dubes RI Ibu Lena Maryana, yang dihadiri lebih dari 350 pengunjung. Pada hari Jumat tanggal 20 September 2024, pukul 09.30 bertepatan di Alhilal football Academy Abu Halifa, Kuwait. Kegiatan ini didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuwait (KBRI Kuwait City). Ketua Pelaksana PORSENI adalah Nanang Reska (Div. Olahraga dan Seni FDIK) dibantu oleh tim Olah Raga serta semua panitia PORSENI  dan Penangangung Jawab kegiatan PORSENI adalah Billman Marpaung (ketua FDIK).  Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi dan tali persaudaraan antar Organisasi Masyarakat (OrMas) Indonesia di Kuwait. Perlombaan diikuti oleh 23 Organisasi Masyarakat (OrMas). Dengan 10 Cabang Olahraga dan 2 Perlombaan Seni. Adapun lomba yang diadakan adalah Tenis lapangan,...

Timnas U-17 Indonesia Menang Tipis Atas Kuwait di Pertandingan Pembuka

Timnas Indonesia U-17 dibawah asuhan Nova Arianto tiba di Kuwait hari jumat 11 oktober 2024 pukul 10.00 pagi dengan pesawat qatar airways. Kedatangan Timnas disambut langsung oleh para pecinta sepakbola di Kuwait, khusus nya para Diaspora Indonesia di Kuwait. Timnas Indonesia menghadapi Kuwait di pertandingan perdana Grup G Kualifikasi Piala Asia U17 2025, Rabu (23/10/2024). Laga pertama, Garuda Asia ditantang tuan rumah di Stadion Al-Khalifa, Mishref. Timnas Indonesia U-17 tampil dengan seragam putih-putih, sementara Kuwait biru-biru. Kick Off Indonesia vs Kuwait dimulai pukul 17.30 wk. Ratusan Diaspora Indonesia dan Duta Besar RI untuk Kuwait Ibu Lena Maryana beserta staff KBRI Kuwait City turut hadir untuk menyaksikan langsung pertandingan U-17 Indonesia vs Kuwait.  Di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025, Indonesia dan Kuwait sama-sama berada di Grup G. Selain kedua tim itu, ada juga Kepulauan Mariana Utara dan Australia, serta Kuwait sebagai tuan rumahnya. Sejak peluit pertama dit...